Ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar2 membuat keajaiban :
1. Pertama, rapatkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar)
2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…
4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
6. sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak2. cepat atau lambat anak2 juga akan meninggalkan kita.
7. selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.
welcome to my blog!!
enjoy your nonstop entertainment spot, unbeliavable things that you never see.. if you like my blog, you can follow me... thank you.. :D
Senin, 31 Oktober 2011
Mengapa Cincin Pernikahan Harus Ditaruh di Jari Manis??
Diposting oleh Mӓ cherri IshiDA di 10/31/2011 07:49:00 PMMinggu, 30 Oktober 2011
Diposting oleh
Mӓ cherri IshiDA
di
10/30/2011 07:32:00 PM
they kiss again episode 19
Diposting oleh Mӓ cherri IshiDA di 10/30/2011 07:19:00 PM
Pengumuman kelulusan sekolah sudah terpampang di papan pengumuman. Xiang Qin tidak berani melihat karena yakin dirinya tidak lulus sekolah lagi. Maka dari itu dia membawa Yu Shu untuk menemaninya melihat hasil ujian. Ternyata Xiang Qin lulus sekolah. Dia pun senang sekali. Tanpa berpikir panjang, dia memutuskan pergi ke Ma Zu menemui suaminya dan menceritakan kabar gembira itu.Saat itu ada topan badai. Bermodalkan cinta, Xiang Qin nekad pergi ke Ma Zu. Karena sudah lulus, Xiang Qin berkeinginan membantu Zhi Shu di Ma Zu. Dulu ketika di rumah sakit, dia sering berkhayal tanpa jelas selalu ingin bersama Zhi Shu, sampai-sampai membuat para pasiennya terlantar.
Kepala suster sering memarahi Xiang Qin agar tidak mengulanginya lagi. Jika ingin menjadi asisten Zhi Shu di Ma Zu, kepala suster mengatakan pada Xiang Qin agar lebih giat lagi bekerja dan lebih teliti. Atas dorongan kepala suster itulah, Xiang Qin melakukan perubahan kerja pada dirinya. Demi Zhi Shu, dia harus berprestasi. Perubahan itu mulai tampak dan dirasakan oleh kepala suster.
Kamis, 27 Oktober 2011
dukung komodo sebagai new 7 wonders
Diposting oleh Mӓ cherri IshiDA di 10/27/2011 09:17:00 AMketik:
KOMODO kirim ke 9818
(tarif SATU RUPIAH/ SMS)
- Taman Nasional Komodo yang berdiri 1980 merupakan satu-satunya wilayah konservasi dimana didalamnya terdapat habitat asli satwa purbakala endemik Komodo.
- Selain Komodo terdapat 25 spesies hewan darat dan burung yang dilindungi, juga flora langka seperti Kayu hitam (Diospyros javanica) dan bayur (Pterospermum diversifolium).
- Merupakan Situs Warisan Dunia dan Cagar Biosfir oleh UNESCO sejak tahun 1986
- Kondisi alamnya unik, terdapat ekosistem pantai, ekosistem hutan bakau, ekosistem padang rumput, ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem air laut, dan ekosistem savanna dalam satu wilayah Taman Nasional Komodo
- Terdapat komunitas hutan mangrove/ bakau yang berguna sebagai penghalang atau benteng fisik alami terhadap erosi dan akarnya menjadi tempat pembiakan dan daerah perlindungan bagi kepiting,udang dan moluska
- Di kawasan ini anda dapat menjumpai 253 spesies terumbu karang yang merupakan salah satu pesona biota terindah didunia, ditambah lagi 1.000 spesies ikan yang menambah semarak panorama laut.
- Bagi anda yang gemar berwisata bahari, disini anda dapat berenang, snorkeling, menyelam atau pun berjemur menikmati keunikan hamparan pasir merah dengan bebatuan berwarna-warni yang luar biasa indah di Pink Beach, salah satu kawasan andalan di TNK.
- Anda dapat menjelajahi Goa Alam Batu Cermin sepanjang 200 meter dimana terdapat aneka rupa staglatit dan staglamit yang masih terpelihara dengan baik. Disini juga anda dapat menemukan sejumlah fosil terumbu karang dan penyu yang telah membatu. Fosil ini memberi isyarat bahwa Goa Batu Cermin merupakan bagian dari palung laut pada masa lampau. Dinamakan Batu Cermin karena batu-batunya memancarkan kemilau sinar yang sangat indah.
- Di pulau Komodo terdapat sejumlah suku yang hidup berdampingan sejak ratusan tahun silam dengan reptil raksasa yaitu Suku Modo.
Dan masih banyak lagi keindahan dan keunikan Taman Nasional Komodo yang lain. Kini saatnya bagi anda untuk berpartisipasi mendukung kemenangan komodo dan habitatnya hingga mencapai peringkat teratas 7 Keajaiban Dunia Baru Kategori Alam (New 7 Wonders of Nature).
VOTE MELALUI TELEPON ( TELEVOTING )
Info penting yang wajib diketahui!!
Untuk berjuang memenangkan KOMODO menjadi finalis 7 Keajaiban Dunia Baru kategori alam kita membutuhkan kurang lebih 120 juta suara. Oleh karena itu kirim dukungan Anda sebanyak-banyaknya melalui televoting ini sekarang juga!! Bagi yang telah memilih 100x dapat mendaftarkan nama yang akan diabadikan di Monumen Komodo sebagai saksi sejarah!
Untuk berjuang memenangkan KOMODO menjadi finalis 7 Keajaiban Dunia Baru kategori alam kita membutuhkan kurang lebih 120 juta suara. Oleh karena itu kirim dukungan Anda sebanyak-banyaknya melalui televoting ini sekarang juga!! Bagi yang telah memilih 100x dapat mendaftarkan nama yang akan diabadikan di Monumen Komodo sebagai saksi sejarah!
Sabtu, 22 Oktober 2011
anne of the windy poplars chapter 1
Diposting oleh Mӓ cherri IshiDA di 10/22/2011 02:06:00 PMTitle : Anne of Windy Poplars
Author : L. M. Montgomery (1874-1942)
Author : L. M. Montgomery (1874-1942)
1
(Letter from Anne Shirley, B.A., Principal of Summerside High School, to Gilbert Blythe, medical student at Redmond College, Kingsport.)
Windy Poplars, Spook's Lane, S'side, P. E. I., Monday, September 12th.
DEAREST:
Isn't that an address! Did you ever hear anything so delicious? Windy Poplars is the name of my new home and I love it. I also love Spook's Lane, which has no legal existence. It should be Trent Street but it is never called Trent Street except on the rare occasions when it is mentioned in the Weekly Courier and then people look at each other and say, 'Where on earth is that?' Spook's Lane it is although for what reason I cannot tell you. I have already asked Rebecca Dew about it, but all she can say is that it has always been Spook's Lane and there was some old yarn years ago of its being haunted. But SHE has never seen anything worse-looking than herself in it. However, I mustn't get ahead of my story. You don't know Rebecca Dew yet. But you will, oh, yes, you will. I foresee that Rebecca Dew will figure largely in my future correspondence. It's dusk, dearest. (In passing, isn't 'dusk' a lovely word? I like it better than twilight. It sounds so velvety and shadowy and and DUSKY.) In daylight I belong to the world in the night to sleep and eternity. But in the dusk I'm free from both and belong only to myself and YOU. So I'm going to keep this hour sacred to writing to you. Though THIS won't be a love- letter. I have a scratchy pen and I can't write love-letters with a scratchy pen or a sharp pen or a stub pen. So you'll only get THAT kind of letter from me when I have exactly the right kind of pen. Meanwhile, I'll tell you about my new domicile and its inhabitants. Gilbert, they're such DEARS. I came up yesterday to look for a boarding-house. Mrs. Rachel Lynde came with me, ostensibly to do some shopping but really, I know, to choose a boarding-house for me. In spite of my Arts course and my B.A., Mrs. Lynde still thinks I am an inexperienced young thing who must be guided and directed and overseen. We came by train and oh, Gilbert, I had the funniest adventure. You know I've always been one to whom adventures came unsought. I just seem to attract them, as it were. "It happened just as the train was coming to a stop at the station. I got up and, stooping to pick up Mrs. Lynde's suitcase (she was planning to spend Sunday with a friend in Summerside), I leaned my knuckles heavily on what I thought was the shiny arm of a seat. In a second I received a violent crack across them that nearly made me howl. Gilbert, what I had taken for the arm of a seat was a man's bald head. He was glaring fiercely at me and had evidently just waked up. I apologized abjectly and got off the train as quickly as possible. The last I saw of him he was still glaring. Mrs. Lynde was horrified and my knuckles are sore yet!
I did not expect to have much trouble in finding a boarding-house, for a certain Mrs. Tom Pringle has been boarding the various principals of the High School for the last fifteen years. But, for some unknown reason, she has grown suddenly tired of 'being bothered' and wouldn't take me. Several other desirable places had some polite excuse. Several other places WEREN'T desirable. We wandered about the town the whole afternoon and got hot and tired and blue and headachy at least I did. I was ready to give up in despair and then, Spook's Lane just happened!
Subscribe to:
Komentar (Atom)



